Minggu, 28 September 2014

mencoba tegar

Bagiku jiwa yg duka..
Kujatuhkan lirihku pada sisi-sisi ketegaran yg tak pernah mereka tau..
Kusisihkan laraku dalam kedalaman dasar hatiku..
beralih pada ruang hidup yg sempit bersama keyakinan
bahwasannya "tiada satu peristiwa yg terjadi tanpa seizin ALLAH"


Karena diriku yg berjiwa anggun
kupelankan suara gemuruh asaku..

Ku berdiri dgn penuh kesyukuran  bersama dgn derita
dan luka-luka yg kulewati itu..

Memantapkan hati dan menetap pada kesetiaan yg memuliakan.
karena sekalipun begitu menyakitkan
Namun kepedihan membuat aku sungguh belajar
tentang Kehidupan

InshaaALLAH. Amin

Tidak ada komentar: